≡ Menu
Pabelog

Mengenal Lebih Dalam Berbagai Jenis Webhosting, Shared, VPS, dll

in Hosting

Sebelumnya saya pernah menulis mengenal hosting dan domain, tetapi hanya sebagai gambaran besar saja. Sekarang saya akan mencoba lebih detail menulis mengenai webhosting.

Memilih hosting yang tepat bergantung dari berbagai faktor, biasanya bagaimana kebutuhan website atau blog yang akan kita buat.

Agar kita tidak salah memilih webhosting, kita harus mengenal betul berbagai jenis webhosting dan beberapa istilah populernya, seperti kata unlimited, bandwidth, Webserver, dll. Seringkali blogger atau webmaster yang baru belum mengerti kata-kata tersebut.

Web Hosting

Web Hosting

Sampai saat ini, jenis webhosting yang paling populer adalah shared hosting. Alasannya karena harga yang murah dan promosi yang banyak dilakukan oleh provider hosting untuk shared hosting.

Selain shared hosting ada juga VPS, Dedicated, Colocation, dll. Setiap jenisnya memiliki keunggulan dan kekurannyannya.

Lalu apa keunggulan dan kekurannyannya?

Shared Hosting

Shared hosting adalah webhosting yang dipakai bersama-sama dengan tujuan menekan biaya sewa server supaya lebih terjangkau. Pada shared hosting, CPU dan memory dipakai bersama-sama. Artinya kita memiliki limit pemakaian CPU dan Memory.

Keunggulan shared hosting ada pada pelayanan yang diberikan oleh provider hosting dan biaya sewa yang relatif murah jika dibandingkan dengan jenis hosting lain.

Maksud dari pelayanan, client berhak memimnta bantuan penyedia hosting jika mereka mendapatkan masalah, seperti instalasi software, error pada kontrol panel, dll. Kenapa demikian? Karena akses shared hosting untuk client sangat dibatasi, hal ini berbeda jika kamu memakai VPS atau Dedicated Server.

Kelemahannya, jika kita telah melewati batas dari pemakaian CPU atau memory yang diberikan, besar kemungkinan blog atau website yang kita simpan akan di-suspend atau dikeluarkan.

Lalu kapan kita tahu bahwa kita telah melewati batas dari pemakaian CPU/Memori?

Webhosting yang baik biasanya menyediakan grafik pemakaian CPU atau memori, dari grafik itu kita bisa tahu limit dari CPU dan memori yang kita pakai. Pada Site5, Hawkhost, dan Hostgator, mereka menyebutnya resource usage.

Unlimited Hosting

Ada lagi yang namanya unlimited hosting, maksud dari unlimited hosting artinya kita tidak dibatasi pemakaian, biasanya bandwidth, Storage atau banyaknya domain yang dapat kita simpan.

Apa benar tidak dibatasi? bagaimana bisa?

Yup, memang benar tidak dibatasi. Kamu bebas menyimpan apa saja. Tetapi ingat, batasan yang sesungguhnya ada pada pemakaian CPU dan Memori.

Pada sebuah blog yang memakai shared hosting, normalnya, maksimal UV yang bisa ditampung perhari sekitar 7000.

VPS Hosting

Berbeda dengan shared hosting, pada VPS hosting, resource yang kita pakai tidak dibagikan dengan user lain, tergantung dari software virtualisasi yang dipakai.

Pada VPS atau Virtual Private Server kita masih memakai satu server yang dipakai bersama, tetapi dengan user yang lebih sedikit dan cara pembagiannya dengan sistem virtualisasi. Artinya memungkinkan setiap user memakai sistem operasi yang berbeda. Dengan demikian, kita bebas menginstall software apa saja tanpa takut akan mengganggu user lain.

Pada VPS, bandwidth dan besarnya space yang diberikan biasanya tidak lagi unlimited. Selain itu, ketika kita akan membeli VPS, kita juga akan diberikan pilihan besarnya RAM dan CPU yang kita butuhkan. Hal ini jelas tidak ada pada shared hosting.

Pada VPS, Dedicated, dan Colocation, biasanya dikelompokan lagi, ada Managed VPS dan Unmanaged VPS.

Apa Itu Managed VPS?

Managed VPS artinya VPS yang kita sewa dikelola atau di-handle langsung oleh tim support. Kita tidak lagi dibingungkan terhadap instalasi, update, dan patch pada sistem operasi, webserver, dan control panel.

Dengan Managed VPS, kita bisa 100% fokus terhadap website atau blog kita.

Apa Itu Unmanaged VPS?

Unmanaged VPS kebalikan dari Managed VPS, pada unmaged VPS, setelah kita berhasil melakukan order, penyedia hosting hanya akan bertanggung jawab terhadap online atau tidaknya server kita. Selebihnya merupakan tanggung jawab kita.

Reseller Hosting

Reseller Hosting hampir sama dengan shared hosting, hanya saja kita diberikan fitur menjual kembali webhosting dengan kriteria yang bisa kita kustomisasi.

Pada reseller hosting, Hosting provider biasanya memberikan limit CPU dan Memori lebih tinggi dari shared hosting, tetapi lebih rendah dari VPS.

Hosting Server

Hosting Server

Dedicated Hosting

Dedicated Hosting hampir sama dengan VPS, hanya saja pada dedicated resource CPU dan Memori tidak dibagikan dengan user lain. Artinya kita memakai satu server penuh.

Kelemahan dedicated adalah harganya yang sangat mahal jika dibanding jenis hosting yang lain.

Cloud Hosting

Cloud hosting ada beragai jenis, pada site5 contohnya, mereka memiliki shared cloud, Reseller Cloud, dan VPS Cloud.

Lalu sebenarnya apa itu cloud hosting?

Cloud hosting dibuat dengan tujuan menjamin uptime 100%. Cara kerjanya sederhana, jika satu server offline normalnya website/blog juga akan offline. Tetapi dengan cloud, jika terjadi hal demikian, blog/website yang offline tersebut akan dipindahkan ke server yang online.

Kesimpulan…

Saya sendiri sudah banyak mencoba berbagai jenis webhosting. Pengalaman saya shared hosting masih cukup bagus untuk blog dengan visitor maksimal sekitar 10k perhari.

Jika kamu ingin mencoba atau sekedar iseng, kamu bisa mencoba free hsoting dan free domain.

Masalah pada shared hosting biasanya pada CPU usage dan memori, untuk memaksimalkan keduanya saya memakai plugin W3 Total Cache dan Thesis 2.0 Framework.

Saran saya, jika kamu berniat membeli shared host, saya sangat merekomendasikan Hostgator atau Hawkhost. Saya kurang meyerankan webhosting lokal, kenapa? alasannya karena koneksi internasional hosting lokal yang sangat lambat.

Nah, jika kamu merasa tulisan saya bermanfaat, jangan lupa di-like yah. Kamu bisa terus membaca tulisan saya dengan subscribe, cara subscribe.

About the author: Halo, saya pengelola sekaligus pemilik blog ini. Saya suka blogging, programing, makan, dan tidur. Kontak saya di twitter saya, Google+ saya. Yakin gak komentar? blog ini do-follow loh!

Comments on this entry are closed.

  • Chris Han December 30, 2014, 9:19 pm

    Trima kasih gan, maklum saya masih belajar nhe… coalx saya ingin buat situs shared hosting seperti datafilehost.com tapi ada sedkt ketakutan karena belum mengerti sepenuhnya tentang hosting… makanya saya masih pakai blogger….

  • Muhammad Raihan December 25, 2014, 8:15 am

    Apa Bedanya Reseller Hosting Dan Master Reseller Hosting?Terus Kalau Pakai Reseller Hosting Apakah Kita Bisa Mendaftarkan Domain .com di whm kita secara gratis tanpa membayar?mohon bantuannya.Thank You. :D

  • Faisal Fachrureza December 8, 2014, 12:28 pm

    Saya punya rencana ingin membut blog di wordpress, tapi masih sangat awan dalam bidang hosting. Tadikan dijelaskan bahwa shared hosting bisa menampung 10k uv/day. Mungkin bisa dijelaskan maximal user online ?? terimakasih :D

  • Ari Tunsa August 2, 2014, 10:07 pm

    wahh lumayan nih dapat ilmu baru. saya pake shared host, memorynya cuma 256 MB, sekarang udah penuh nggak bisa buka blog, hiks. Pengen coba pake hostgator tapi belum pnya paypal atau cc :( bayarnya susah, hehe
    salam

  • Isa Koswara February 10, 2014, 11:30 am

    Mas, ada rekomendasi terbaik dari pengalamannya kah dimana baiknya untuk ambil reseller hosting? saya baru 3 bulan mencoba bisnis hosting, namun terhambat dari fasilitas admin server yang kurang cepat responnya. Trims :)

    • Nadiar AS February 11, 2014, 10:30 pm

      Waduh, saya belum pernah membeli reseller hosting.

  • Fajar December 18, 2013, 6:44 pm

    lengkap bngt penjelasan nya. tp apa mungkin bs nampung 10K/day gan kalo shared hosting?. hosting mana?

    • Nadiar AS December 22, 2013, 1:22 am

      Mungkin saja jika websitenya bukan dinamis.

  • Feriantano.com November 30, 2013, 2:01 pm

    Thanks atas informasinya, sangat berguna sekali.

  • Khoiril Anwar July 1, 2013, 6:47 am

    Saat ini sy pake shared hosting mwn bisnis c, pernah juga pake yg vpn d. Kalo yg luar negeri numpang akun nya teman di whois. Kalau untuk shared/vps, punya rekomendasi yang lebih bagus dari mwn? tks.

    • Nadiar AS July 1, 2013, 10:20 am

      Saya sekarang pakai RamNode, bisa dilihat di footer blog ini. Dulu sempat memakai Hostgator dan Hawkhost, tetapi karena alasan fleksibilitas saya mulai belajar VPS.

      Sebelum RamNode saya memakai VPS WSWD dan OneAsiaHost, namun sewa perbulannya 20 USD. Karena alasan itu saya pindah ke RamNode, saya mengeluarkan kurang dari 5 USD per bulan untuk sewa di RamNode. Oh yah, kupon yang saya pakai di RamNode LEB35.

      Ketiga VPS yang saya pakai ini memiliki SSD dan prosessor yang sangat cepat. Saya merekomendasikan ketiganya.

  • Kevin Edward N June 13, 2013, 8:15 pm

    tanya gan, sekarang ini agan memakai VPS apa shared hosting ??
    dan awal mulanya agan ngeblog makai shared hosting toh ? nah shared hosting awal agan makai dari mana yah ??

    mungkin bisa jadi referensi saya untuk milih hosting gan..

    • Nadiar AS June 13, 2013, 9:45 pm

      Bisa kamu liat di footer blog ini. Saya pertama kali sewa shared host, Hostgator.

  • Pratiwi Indah Lestari February 21, 2013, 5:06 pm

    ass….
    saya ingin tau cara membuat blog yang baik, karena saya masih pemula ,,
    terima kasih

    • Nadiar AS February 21, 2013, 5:38 pm

      Iyah, saya lagi membuat tutorial lengkap yang mudah dimengerti. Mungkin gak akan lama lagi.

      • pratiwi indah lestari February 22, 2013, 11:23 am

        terima kasih yaa atas kemurahan hatinya ,, :)