≡ Menu
Pabelog

Membangun VPS WordPress 2: Setting DNS Hosting Alamat IP

in VPS

Tulisan ini menyambung bagian 1 yang membahas pemilihan server dan software yang dipakai. Pada bagian 2 ini akan membahas bagaimana cara setting DNS untuk alamat IP VPS. Gampangnya mengarahkan domain ke VPS.

Berikut adalah tautan seri membangun VPS WordPress:

Saya sudah menjelaskan secara detail apa itu DNS Hosting, pada bagian 2 ini saya hanya akan menunjukan cara setting DNS record, tidak akan menjelaskan terlalu teknis tentang DNS Hosting. DNS Hosting yang akan dipakai pada tutorial ini adalah DNS Hosting dari DigitalOcean.

Mari kita mulai..

Setelah kita berhasil membuat droplet, DigitalOcean selanjutnya akan mengirimkan detail droplet yang baru kita buat. Mereka akan mengirimkan account root dan alamat IP. Kurang lebih kamu akan melihat seperti berikut:

IP Address: 128.199.254.251
Username: root
Password: fkvehybpgakg

Pastikan bahwa nanti alamat IP dan password yang kamu pakai sesuai dengan yang ada di email yang telah kamu terima dari DigitalOcean. Di atas hanyalah sebatas contoh.

Untuk mengganti password kamu bisa menggunakan perintah passwd.

Ketika kita mengakses alamat IP tersbut kita akan mendapatkan pesan connection has timed out. Itu wajar karena kita belum memiliki web server pada VPS kita.

Connection time out

Jika kamu pengguna windows, kamu bisa menggunakan PuTTY untuk login ke VPS kamu. Sebaliknya jika kamu pemakai Mac atau Linux, kamu bisa mengakses VPS dengan mengetikan perintah

ssh [email protected]

Lalu masukan password root yang diberikan.

Root di sini adalah superuser, jangan sampai orang yang tidak berkepentingan memeiliki akses root.

Install Web Server

Sebelum install Nginx kita memerlukan text editor untuk memudahkan pekerjaan kita. Kita akan menggunakan software text editor yang bernama nano.

apt-get update
apt-get upgrade
apt-get install nano

Selanjutnya kita akan mulai menginstall web server Nginx. Untuk menginstall Nginx, kita harus menambahkan alamat repository Nginx kedadalam /etc/apt/sources.list. Kita akan menggunakan nano yang sudah diinstall sebelumnya untuk mengedit /etc/apt/sources.list.

nano /etc/apt/sources.list

Lalu tambahkan dua repository berikut di baris paling bawah:

deb http://nginx.org/packages/debian/ wheezy nginx
deb-src http://nginx.org/packages/debian/ wheezy nginx
Gunakan Ctrl + X untuk menyimpan Konfirmasi dengan menekan tombol Y untuk (Yes) dan N untuk (No) Gunakan Ctrl + C untuk membatalkan perintah Klik gambar untuk memperbesar

Gunakan Ctrl + X untuk menyimpan. Konfirmasi dengan menekan tombol Y untuk (Yes) dan N untuk (No). Gunakan Ctrl + C untuk membatalkan perintah. Lalu Enter untuk mengakhiri.
Klik gambar untuk memperbesar

Untuk authenticate repository Nginx dengan VPS kita, kita memerlukan gpg-key. Lakukan perintah dibawah untuk mendapatkan gpg-key

wget http://nginx.org/keys/nginx_signing.key
cat nginx_signing.key | apt-key add -
apt-get update

Selanjutnya kita install Nginx.

nginx=stable
apt-get install nginx-extras
service nginx restart

Buka kembali ip Address VPS pada browser, maka sekarang akan muncul tulisan Welcome to nginx!.

Setting DNS DigitalOcean

Pada bagian DNS ini saya memakai contoh domain vuzmanga.com dengan registrar namecheap.

Untuk mengarahkan domain vuzmanga.com ke IP address yang diberikan DigitalOcean, kita harus melakukan beberapa langkah terlebih dahulu. Pertama kita masuk ke halaman DigitalOcean, pada sidebar kiri, pilih DNS. Lalu pada pojok kanan atas pilih Add Domain.

DigitalOcean DNS Control Panel

klik gambar untuk memperbesar

Isi field dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Name, isi dengan nama domain, contohnya di sini vuzmanga.com
  • IP Adress, isi dengan alamat IP yang diberikan DigitalOcean
  • Select a droplet, pilih droplet yang baru dibuat sebelumnya

Periksa kembali yang telah kita isi, jika sudah benar klik CREATE DOMAIN.

DigitalOcean selanjutnya memberikan NS record untuk domain yang telah kita buat. Pasang NS record berikut pada registrar yang kamu pakai. Dalam contoh ini saya memakai NameCheap.

  • NS1.DIGITALOCEAN.COM
  • NS2.DIGITALOCEAN.COM
  • NS2.DIGITALOCEAN.COM

Login ke NameCheap, lalu pada bagian Manage Domain pilih domain yang akan digunakan, pada contoh ini saya memakai domain vuzmanga.com. Pada sidebar kiri, klik Domain Name Server Setup. Masukan ketiga NS Record yang diberikan DigitalOcean lalu klik save change.

Domain Name Setup Namecheap.com

Mengatur DNS Record

Sampai langkah ini NameCheap akan mencoba mengarahkan domain tersebut ke alamat IP Adress VPS kita. Perlu beberapa waktu untuk bisa mengarahkan domain ke IP Address. Langkah selanjutnya adalah membuat DNS Record.

Jika pada shared hosting kamu bisa menambahkan subdomain, www, email, melalui cPanel dengan beberapa klik. Kali ini untuk membuat itu semua kamu harus membuat sendiri recod-nya. Yang wajib kamu buat adalah A record, selebihnya tergantung kebutuhan.

A Record

A Record atau Address Record adalah record yang bertanggung jawab menerjemahkan domain ke IP Address. A Record juga bisa digunakan untuk membuat subdomain dengan alamat IP berbeda/sama. Untuk mengisi A Record, pada bagian hostname isi dengan FQDN (dalam contoh ini vuzmanga.com.) atau tanda ‘@‘.

Nah, sekarang buat subdomain ‘mail‘. Caranya isi hostname dengan ‘mail‘, lalu IP Address dengan alamat IP yang diberikan VPS sebelumnya.

A Record DigitalOcean

klik gambar untuk memperbesar

CNAME Record

CNAME Record adalah record yang bertanggung jawab untuk menerjemahkan subdomain ke A Record. CNAME biasanya digunakan untuk mengarahkan subdomain www ke alamat domain tersebut. CNAME seringkali digunakan untuk membuat subdomain baru dengan alamat IP yang sama dengan domain.

CNAME setup DigitalOcean DNS

klik gambar untuk memperbesar

Untuk membuat CNAME Record, klik Add Record, lalu pilih CNAME. pada bagian name isi dengan www. Pada bagian hostname, isi dengan ‘@‘ atau domain yang telah ditambahkan pada A Record. Periksa kembali, lalu klik CREATE.

MX Record

MX Record atau Mail eXchanger record adalah record yang bertanggung jawab mengirim atau menerima email ke alamat email domain kita.

Dengan cara yang sama, seperti membuat CNAME Record, tambahkan MX Record.

Sebelumnya kita sudah membuat subdomain ‘mail‘. Gunakan subdomain ‘mail‘ tersebut pada bagian Hostname, lalu isikan pada bagian priority isikan 10. Klik CREATE untuk membuatnya.

DigitalOcean MX-Record

klik gambar untuk memperbesar

TXT Record untuk Email

TXT Record bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan, kali ini kita akan membuat TXT Record untuk Email. Dengan cara yang sama seprti sebelumnya, Add Record TXT. Pada bagian name isikan dengan ‘@’ atau FQDN.

Pada contoh ini saya akan memakai FQDN, yaitu vuzmanga.com. (jangan lupa tanda titik/root di akhir domain). Lalu masukan TXT berikut:

v=spf1ip4:128.199.254.251 a mx~all

Sesuaikan alamat IP tersebut dengan alamat IP VPS kamu.

**

Sampai di sini kita telah berhasil membuat semua record yang sering digunakan. Tunggu maksimal 2×24 jam untuk mengarahkan domain ke alamat IP VPS. Untuk lebih jelasnya, DNS Record yang sudah saya buat adalah seperti gambar di bawah ini:

my ZONE file

klik gambar untuk memperbesar

Untuk memeriksa apakah DNS record yang kamu masukan benar atau salah, kamu bisa menggunakan tool online seperti intoDNS.

Selesai! Serial Membangun VPS WordPress bagian 2 saya cukupkan sampai di sini. Dengan teori yang sama seperti di atas, kamu bisa membuat DNS Record pada DNS gratis seperti NameCheap atau CloudFlare.

Pada seri membangun VPS WordPress bagian 3 kita akan menginstall software-software yang dibutuhkan. Jadi jangan sampai ketinggalan, sok subscribe! ;)

About the author: Halo, saya pengelola sekaligus pemilik blog ini. Saya suka blogging, programing, makan, dan tidur. Kontak saya di twitter saya, Google+ saya. Yakin gak komentar? blog ini do-follow loh!

Comments on this entry are closed.

  • Sony March 27, 2015, 2:51 pm

    Saya sudah baca dengan teliti semua tutorial VPS di pabelog, tapi saya masih belum berani gunakan VPS mas Nadiar. Ada saran untuk saya mas?

    Maaf jika tidak sesuai dengan topik blog.
    Saya juga punya pertanyaan dan usul, mohon mas buat posting yang membahas SSL, karena saya sudah pasang SSL tapi tidak bisa di akses dari chrome mobile, https-nya di silang mas.

  • Suryadi February 5, 2015, 11:31 am

    Salam kenal.., O iya mas Nadiar, saya juga pengen bikin alamat email di digital ocean. Kalau berkenan di share dong infonya. makasih banyak…

    • Nadiar AS February 18, 2015, 2:02 pm

      Oke, saya usahakan bikin tutorialnya juga.

  • muztajib December 31, 2014, 10:01 pm

    mas saya sudah membuat droplet, dan waktu login ke console via Putty dg akun root ( email, password droplet yang di kirim ke email) dan waktu mau ganti password baru, waktu di enter Putty nya terclose sendiri. itu kenapa ya mas? saya sudah buat droplet yang ke 3, yang sebelumnya saya hapus semua karena masalah ini :3

  • Waka December 1, 2014, 11:19 pm

    Mas, Cara setting email di digital ocean bgimana ya?

  • sulken August 10, 2014, 2:54 pm

    Mas, saya lupa bisa dibantu cara mengarahkan Ip vps ke domain, bukan domain ke vps. Maksudnya jika kita ketik di browser alamat Ip vps, yang kebuka supaya alamat domain bukan alamat Ip, terima kasih sebelumnya

    • Nadiar AS August 13, 2014, 6:54 pm

      Itu bisa pakai redirect di virtual hostnya.

  • fatwa August 7, 2014, 3:29 pm

    mas, cara buat subdomain gimana ya? kalo domain utama saya sudah bisa diakses, kalo buat subdomain koq gak bisa diakses ya subdomainnya?

    • Nadiar AS August 13, 2014, 6:56 pm

      Sudah di buat direktori dan virtual host untk subdomainnya? Jika belum, mungkin ini bisa jadi penyebabnya.

  • tree July 11, 2014, 5:33 pm

    untuk site lain, apakah perlu nambah DNS lagi? atau gunakan DNS awal yg dibuat?

    • Nadiar AS July 16, 2014, 2:06 am

      Maksudnya bagaimana? Setiap domain memeiliki pengaturan DNS yang berbeda.

  • Muhammad Noer June 28, 2014, 3:29 pm

    Mas Nadiar, terima kasih banyak atas artikelnya.
    Selama ini saya memakai Managed VPS dan sekarang sedang coba beralih ke CloudKilat VPS. Bagaimana cara mengatur IP address supaya link dengan domain untuk hostname di CloudKilat ya? Soalnya tidak ada menu DNS seperti artikel di atas.

    Terima kasih.

    • Nadiar AS June 29, 2014, 1:11 am

      Bisa pakai DNS Hosting, pakai CLoudFlare juga bisa. Pengaturannya sama kok kayak di atas.

  • adib May 20, 2014, 6:35 pm

    mas, ketika saya login root dari putty, setelah memasukkan paword. kenapa muncul perintah changing pasword for root
    (current) UNIX pasword:……

    nah ketika saya ketikkan kata baru, putty selalu keluar sendiri, dan kmudian saya hidupkan lagi, login root, namun pasword tetap yang lama, dan selalu muncul perintah changing pasword lagi..

    ini knapa ya mas, trims

    • Nadiar AS May 21, 2014, 11:17 pm

      Coba, ketika nanto login lagi jangan ganti password langsung. Setelah login dengan password lama, lakukan update sercer dahulu sudo apt-get update && sudo apt-get upgrade. Selanjutnya baru ganti password dengan perinyah sudo passwd root.