≡ Menu

Tutorial 4.5: Cara Instant Install dan Optimize WordPress di VPS

in Hosting, VPS, Wordpress

Masih dalam serial membangun WordPress tanguh di VPS, tutorial sebelumnya, tutorial ke-4, yaitu cara install wordpress di nginx masih belum banyak yang berhasil.

Kali ini saya akan menunjukan cara instant install wordpress di VPS, tanpa harus konfigurasi ini-itu seperti tutorial sebelumnya. Hebatnya, dengan cara ini, VPS kamu sudah langsung teroptimasi, terinstall software cache, dan terinstall phpmyadmin.

Intinya kamu tinggal pakai dan buat VPS itu bengkak dengan trafik, karena menurut developernya, yang sulit adalah untuk membuat VPS itu crash karena trafik. Menurut pengujian saya, VPS ini mampu menampung lebih dari 1000 koneksi sekaligus. Gampangnya 1000 visitor yg online bersamaan. Saya berbicara untuk paket DigitalOcean 512 MB.

Apa yang Harus Disiapkan?

Saya anggap kamu sudah kenal hal-hal dasar dan bisa membuat koneksi dengan VPS, baik denga terminal ataupun putty. Jika belum. Jangan khawatir, sangat mudah dipekajari kok. Coba baca tutorial ke-2 tentang Setting DNS Hosting Alamat IP.

Jika kamu sudah memahami bagaimana menggunakan text-editor nano atau vi, itu menjadi nilai tambah. Tidak wajib mengerti untuk mengikuti tutorial ini.

Sistem Operasi yang Dipakai

Cara instant install wordpress di VPS ini hanya bisa digunakan di sistem operasi debian 6, debian 7, dan ubuntu. Jika kamu mengikuti tutorial saya sebelumnya, artinya kamu sudah tepat memilih sistem operasi.

Untuk yang mengikuti tutorial saya sebelumnya, ada dua alternatif. Alternatif 1, unsinstall software yang sudah diinstall sebelumnya. Alternatif 2, reinstall dengan Sistem Operasi fresh.

Alternatif 1:Cara uninstall
sudo apt-get remove --purge nginx* php5* mariadb*

Alternatif 2: Cara Install Sistem Operasi (Digital Ocean)

Cara Instant Install dan Optimize WordPress dengan EasyEngine

Software yang akan kamu pakai untuk install dan optimize adalah EasyEngine. EasyEngine adalah software opensource yang dikembangkan oleh sekumpulan developer asal India untuk memecahkan masalah WordPress.

Seperti yang saya bilang sebelumnya, kamu tidak perlu mengerti proses dibelakanya, kamu tinggal fokus terhadap blog kamu. Software-software yang akan digunakan sudah yang paling terbaru, tentunya dengan stack PHP5-FPM + MySQL + Nginx.

Langsung saja, masukan perintah di bawah pada teriminal.

sudo apt-get update
sudo wget -qO ee rt.cx/ee && sudo bash ee
sudo ee stack install

atau

sudo apt-get update
sudo apt-get install curl
sudo curl -sL rt.cx/ee | sudo bash ee
sudo ee stack install

Saat menginstall software ini akan meminta user dan password untuk masuk ke control panel EasyEngine. Jangan skip, masukan user dan password yang kamu kehendaki.

Enter The HTTP AUTH Username [easyengine]: [username kamu]
Enter The HTTP AUTH Password [easyengine]: [password kamu]

Selesai! VPS kamu sudah terinstall dan ter-optimize PHP5-FPM, Nginx, dan MySQL versi terbaru. Memang sesimple itu kok, selanjutnya tinggal menyulap untuk install WordPress.

Jika terdapat pesan “Unable To Download phpMyAdmin“, masukan perintah di bawah.

iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --dport 22222 -j ACCEPT
sudo ee stack install phpmyadmin

Cara Mengganti Password port 22222 EasyEngine

Untuk mengakses control panel EasyEngine, kamu bisa mengakses domain/IP yang kamu install dengan port 22222. Misal, http://contoh.com:22222. Browser kamu mungkin akan komplain tentang sertifikat SSL, kamu bisa mengabaikan itu, tidak masalah.

Jika pada saat install EasyEngine kamu tidak diminta memasukan password, default user dan password yang dibuat adalah ‘easyengine‘. Kamu bisa mengganti password untuk masuk ke control panel dengan command:

sudo ee secure --auth

Install WordPress

Dengan softwre ini, bahkan untuk melakukan instalasi WordPress pun sangat mudah. Kamu bisa install baik WordPress standar maupun WordPress multisite. Lebih lengkapnya kamu bisa melihat langsung di EasyEngine.

Masukan perintah di bawah pada terminal untuk melakukan installasi WordPress. Jangan lupa ganti example.com dengan domain yang kamu kehendaki.

sudo ee site create example.com --wpfc

Untuk WordPress multisite, kamu bisa memilih apakah ingin dengan subdomain atau subdirektori. Berikut adalah perintah installasi WordPress multisite dengan subdomain.

sudo ee site create example.com --wpsubdom --wpfc

Perintah installasi WordPress multisite dengan subdirektori.

ee site create example.com --wpsubdir --wpfc

Konfigurasi WordPress

Stelah berhasil install WordPress mereka akan memberi informasi untuk login ke WordPress, silahkan login dengan akun dan password yang mereka sediakan, selanjutnya kamu ganti password tersebut pada menu user di WordPress kamu.

Install WordPress dengan EasyEngine.

Install WordPress dengan EasyEngine.
Klik gambar untuk memperbesar.

Perhatikan, setelah kamu berhasill install WordPress, akan terinstall dua plugin, Nginx-helper dan W3TC. Kamu harus aktivasi plugin Nginx-helper untuk meng-optimize WordPress yang kamu install.

Masuk ke menu Setting > Nginx Helper. Lalu ceklist bagian Enable Cache Purge, selanjutnya akan muncul pilihan Purging Option, ceklist semuanya atau sesuaikan dengan kebutuhan.

Optimize Nginx WordPress cache

Selanjutnya bagian W3 Total Cache, untuk melakukan konfigurasi kamu bisa melihat tulisan saya tentang cara optimize plugin W3 Total Cache.

Saya sangat menyarankan untuk tidak mengkativasi kedua plugin di atas, sebelum WordPress kamu benar-benar siap.

Bgaimana jika ingin install lebih dari satu WordPress dalam satu VPS?

Mudah juga, kamu tidak perlu membuat virtual host baru. Kamu tinggal melakukan hal yang sama seperti kamu menginstall WordPress pertama dengan software EasyEngine.

Masuk ke Control Panel EasyEngine

Untuk melihat pemakaian cache, purge cache, informasi phpinfo, dan masuk ke phpmyadmin, kamu bisa melakukan itu dengan cara masuk ke control panel EasyEngine. EasyEngine sudah menyediakan itu semyanya, cara loginnya adalah dengan masuk ke alamat domain yang diinstall dengan port 22222. Contohnya seperti dibawah.

http://domain.com:22222

Jika terdapat pesan untrust site, abaikan saja. Masuk dengan username dan password yang kamu buat sebelumnya.

easyengine control panel

Untuk masuk ke phpmyadmin kamu tinggal memilih bagian db > pma. Lalu untuk melihat user dan password untuk masuk ke phpmyadmin, masukan perintah cat ~/.my.cnf di terminal.

phpMyAdmin EasyEngine

Untuk melihat laporan cache, kamu bisa melihatnya di bagian cache.

Laporan Cache EasyEngine

Jika kamu ingin menaikan kapasitas memory untuk cache, edit file /etc/php5/fpm/conf.d/05-opcache.ini. Lalu masukan beberapa perintah di bawah setelah bagian zend_extension=opcache.so.

;konsumsi memori untuk cache
opcache.memory_consumption=512
opcache.max_accelerated_files=50000

;following can be commented for production server
opcache.revalidate_freq=0
opcache.consistency_checks=1

Secara default, EasyEngine juga telah menginstall memcached, untuk menaikan ukuran memori memcached kamu bisa mengedit bagian /etc/memcached.conf lalu cari bagian di bawah, ganti 64 dengan alokasi memori yang kamu kehendaki.

# Start with a cap of 64 megs of memory. It's reasonable, and the daemon default
# Note that the daemon will grow to this size, but does not start out holding this much
# memory
-m 64

Perhtikan bahwa menaikan alokasi memori hanyalah opsional saja, jika tidak kamu naikan juga tidak akan menjadi masalah. Naikan memori cache sesuai dengan laporan cache yang bisa kamu lihat di bagian control panel.

Jika kamu ingin melakukan update sofware pun juga sangat mudah, tinggal masukan perintah sudo apt-get update && sudo ee update.

Untuk melihat berbagai perintah yang disediakan EasyEngine, kamu tinggal ketikan sudo ee site atau sudo ee system.

Cara Uninstall EasyEngine

Berikut adalah bagaimana cara uninstall EasyEngine beserta semua package yang disertakan termasuk WordPress dan databes dari situs yang kamu buat melalui EasyEngine.

Hapus semua file nginx php5-fpm mysql postfix phpmyadmin.

sudo ee system purge

Hapus semua file EasyEngine.

sudo rm -rf /etc/easyengine/ /etc/bash_completion.d/ee /usr/local/sbin/ee /usr/local/sbin/easyengine /usr/share/easyengine

Hapus semua website.

sudo rm -rf /var/www/*
sudo rm -rf /etc/nginx /etc/php5 /etc/mysql /var/lib/mysql /etc/postfix

Terakhir, untuk memastikan meng-uninstall software-software yang tidak diperlukan.

apt-get autoremove

**

Selesai! bagaimana sangat mudah bukan. Cara di atas lebih mudah dibanding kamu harus install satu per satu software seperti yang saya tulis pada tutorial sebelumnya.

Meskipun demikian, saya sangat menyarankan kamu setidaknya untuk mencoba atau membaca cara manual seperti yang saya tulis sebelumnya. Dengan melakukan cara manual, kamu akan lebih mengerti dan mudah dalam troubleshooting jika terjadi apa-apa.

Jangan lupa, jika tulisan ini membantu kamu, bagikan ke teman-teman kamu. Saya akan lebih semangat menulis tutorial-tutorial mengenai VPS lainnya jika kamu mengapresiasi tulisan-tulisan saya.

Kamu bisa melihat semua dokumentasi EasyEngine di sini.

Jika kamu masih kesulitan, saya sarankan kamu bergabung ke grup facebook saya di Belajar Ngeblog bersama PABELOG.

About the author: Halo, saya pengelola sekaligus pemilik blog ini. Saya suka blogging, programing, makan, dan tidur. Kontak saya di twitter saya, Google+ saya. Yakin gak komentar? blog ini do-follow loh!

Comments on this entry are closed.

  • Fajar March 5, 2015, 3:08 pm

    gan.. gimana yah cara mengetahui password user di domainsayadotcom:22222? perintahnya putty gimana gan??

    • Nadiar AS April 5, 2015, 7:16 pm

      Pakai perintah sudo ee secure nanti akan diminta setup login baru. ;)

  • kangtomo March 3, 2015, 10:09 am

    sebelumnya makasih berkat tutorial ini, saya bisa install wp di vps, tapi saya bingung kang, ketika saya mau edit file seperti sytle.css atau php nya di folder wordpress. saya coba pake ftp macam smartftp error terus, bocorin doank kang cara transfer pake http://ftp.. thx

    • Nadiar AS April 5, 2015, 6:57 pm

      Cara pake ftp, sebenernya sudah bisa kok, pake protokol sftp di filezila. User dan passwordnya sama kayak user dan password buat ssh. SFTP lebih aman dari ftp btw ;)

  • bagus February 8, 2015, 10:04 pm

    ini untuk serting name server dan IP nya gmn

  • dani February 5, 2015, 9:10 am

    kalo pakai easyengine, trus untuk file manager nya gmn, soal nya saya liat easyengine tidak ada file manager nya

    • Nadiar AS February 18, 2015, 2:04 pm

      Pakai shell/terminal. Iya agak rumit sih, tapi memang begitu caranya.

  • alim January 29, 2015, 9:39 am

    terima kasih atas tutorialnya, saya sudah menyelesaikan semua tahap dan succeessfull ,, tapi untuk login wp-admin server not found , apaakah karena belum bener untuk mengarahkan DNS domainnya atau bagaimana ?
    terima kasih

    • Nadiar AS February 18, 2015, 2:50 pm

      Kemungkinan itu bisa terjadi, tetapi jika sudah 48 jam masih not found, saya kira ada yang salah dengan path-nya.

  • luki January 23, 2015, 8:29 pm

    mas “mydomain.com already exist, exit status = 1”
    ini knp?
    mohon di bantu

    • Nadiar AS January 24, 2015, 8:24 pm

      Domainnya udah ada coba hapus dulu lewat perintah >> ee site

  • Nugraha January 16, 2015, 12:01 am

    artikelnya sangat bermanfaat bang.

    tapi saya sedikit memiliki masalah dalam menjelah artikel-artikel di web ini.
    mohon navigasi untuk kami dipermudah.

    • Nadiar AS January 18, 2015, 8:15 am

      Baik, akan saya perbaiki secepatnya. Jika boleh tahu, navigasi seperti apa yang kamu minta?

  • Saiful Anas January 12, 2015, 9:25 am

    mas numpang tanya, saya kan menggunakan 1 vps untuk 2 website.
    cara hapus semua file yang ada salah satu website tersebut itu cara nya gmn mas?

    • Nadiar AS January 18, 2015, 8:19 am

      di direktori website tersebut, > sudo rm -Rf *

  • mazfendys December 28, 2014, 10:22 pm

    Thanks berat banget yang udah nulis, dan jelaskan tutorial ini dengan gamblang. Meskipun saya newbi, dan baru pertama ini kenal dengan wordpress maupun vps hosting (DO), alhamdulillah domain saya bisa diakses.
    Saya mau tanya, jika mau menambahkan folder pada domain kita agar bisa diakses gimana ya??
    contohnya http://warokponorogo.com/test. Ketika diakses muncul page not found

    Sebelumnya saya pake OS centos, apache, trus ketika mau upload file maupun tambah folder pake winscp ato filezila

    Terimakasih atas penjelasannya

  • idin November 17, 2014, 8:58 pm

    ass
    setelah install wp
    kenapa ngk bisa login ya
    apa ada settingan yg lain
    terimakasih

  • idin November 17, 2014, 7:09 pm

    ass
    mas install wordpress nya sudah sukses tapi ,sewaktu login http://www.bestselleronamazon.com/wp-admin
    kenapa error ya ,apakah ada setingan lain

    Not Found

    The requested URL /wp-admin was not found on this server.

    Apache/2.4.10 (Debian) Server at http://www.bestselleronamazon.com Port 80

    • Nadiar AS November 17, 2014, 9:22 pm

      Install nye belum benar, coba lebih teliti lagi. Di virtual host dan lokasi install wp-nya.

      • idin November 17, 2014, 11:30 pm

        ass
        maaf nih nanya lagi
        maksudnya lokasi install wpnya gimana ya mas
        soalnya sy hanya ikutin cara install di atas dgn easy engine :
        sudo apt-get update
        sudo wget -qO ee rt.cx/ee && sudo bash ee
        sudo ee stack install
        iptables -A INPUT -p tcp -m tcp –dport 22222 -j ACCEPT
        sudo ee stack install phpmyadmin
        sudo ee site create example.com –wpfc

        dan lokasi install wp nya yg mana ya
        terimakasih

  • dans October 13, 2014, 9:03 pm

    Hallo mas, thaks atas tutorialnya, cuma sy ada problem sedikit, mau nanya, sy sdh selesai install wordpress,dan sdh bisa login, tp tamilan halaman depan blognya masih menapilkan “Welcome to nginx!” bgm cara merubahnya ya mas

    • Nadiar AS October 15, 2014, 7:41 pm

      Coba restart dan refresh halamannya. Seharusnya jika installnya di domain.x maka ketika dibuka, domain.x itu sudah menampilkan wordpress, kecuali jika yang dibuka adalah alamat IP.

      • dans October 16, 2014, 8:27 pm

        sdh beres mas, berhasil dan mantap.terimakasih mas atas tutorialnya, joss.

  • Beble September 20, 2014, 7:31 pm

    mastah… sampe langkah ke-4 ini ane masih gagal mulu.
    memang ane lompati langkah 2 setting DNS krn blog ane msh online.. mau pindah aja klo smuanya dah beres.
    apakah itu penyebabnya yah?

    • Nadiar AS September 22, 2014, 11:45 pm

      Gagalnya di mana? tidak bisa diakses atau bagaimana?

  • pricilia September 16, 2014, 3:57 am

    mas diar tau ngga tempat beli vps yang murah tentunya dengan kualitas yang bagus pula

  • rudi September 12, 2014, 6:57 am

    Maaf Saya kok Selalu Gagal ya Pas menjalankan commnad ini
    sudo curl -sL rt.cx/ee | sudo bash ee
    Munculnya
    No such file or directory

    Mohon Bantuanya

    • Nadiar AS September 17, 2014, 10:17 pm

      coba pakai wget dulu. jadinya wget rt.cx/ee | sudo bash ee. atau manual. tulis script yang ada di dalam rt.cx/ee ke file bernama ee, lalu run.

  • Slamet August 28, 2014, 9:09 am

    gan saya ikut masuk grup di facebooknya ya, mau belajar VPS. thanks :)

  • Movcup August 26, 2014, 3:40 pm

    Oh iya mas nah kalo gini nanti setup Subdomain gmn dong ?

    • Nadiar AS September 7, 2014, 5:36 pm

      Tinggal tambah A reccord di DNS hostingnya.

  • Ulil Albab Rabbani August 16, 2014, 4:56 pm

    Mas Nadiar mau tanya, Wordpress yg ada di shared hosting bisa dimigrasi ke VPS tidak? jadi tanpa install ulang dari awal gitu.
    maaf nih newbie banget soal VPS..

    Thanks ya…

    • Nadiar AS August 18, 2014, 7:18 am

      Tanpa adanya sistem operasi, tidak mungkin aplikasi apapun bisa berjan.

      • Ulil Albab Rabbani August 18, 2014, 9:38 am

        VPSnya udh ada OSnya mas, yg dimaksud install ulang itu wordpressnya diinstall ulang. nah mas ada tutorial migrasi wordpress dari shared hosting ke vps (udah ada OSnya), supaya wordpressnya tinggal transfer file sama database aja??

        • Nadiar AS August 19, 2014, 9:08 am

          Maksudnya insall ulang OS, di tutorial sebelumnya pakai Ubuntu/udah banyak konfigurasi. Alasannya supaya fresh. Tutorial ini versi instant-nya.

  • Simple Aja August 4, 2014, 7:01 am

    Mau tanya donk.. soalnya liat di screenshot gambar diatas itu udah pake php 5.5
    Di php 5.5 kalau nggak salah (baca) itu udah terintegrasi opcode php ya, zend optimizer, betul nggak? Nah yang mau ditanyain adalah soal perbandingannya performa caching-nya dengan opcode php lain misalnya apc. Lalu apakah bisa dikonfigurasi lebih lanjut seperti halnya apc. Trims..

    Oh iya soal wordpress atau cms lain yg pure php, memang mudah sih menghandle1000 concurent atau bahkan lebih di ram 512, cuma biasanya yang jadi problem adalah cpu usagenya. Sebab 3000 concurrent untuk server dgn platform wordpress dengan nginx kira-kira membutuhkan ram sekitar 600-an MB, tapi tergantung dari banyaknya plugin juga sih. Memang kalau dibantu dengan plugin semacam W3TC itu bisa handle concurrent berlipat kali (cuma yang tadinya berbentuk pure php jadi “fake” php -> static html hasil dari cachenya)

    • Nadiar AS August 13, 2014, 7:01 pm

      Bisa, zendcache bisa di confogurasi lewat php.ini, untuk EasyEngine kamu bisa melihat dokumentasinya di website mereka,

      http://rtcamp.com/tutorials/php/zend-opcache/

      APC sendiri sudah saya tinggalkan karena sudah lama tidak update. Untuk pengaturan cache, saya juga memakai W3TC.

      • Simple Aja August 21, 2014, 1:23 am

        Okay masbro, ntar mungkin kalau ada waktu sekalian mau nyoba php 5.5. Udah liat tadi kyknya ada statistiknya juga seperti apc. Saya masih belum pakai w3tc, cpu terpakai masih sekitar 1/2 kekuatan maksimal DO $10 untuk vps yg lbh murah :)

        Ram juga ga pernah lebih dari 700 mb untuk 600k uv/jam. Sayang resource yg dibayar kalau nggak dimanfaatkan scr optimal :D

        Eh iya btw sudah pernah coba vps dari vultr? mirip DO juga, katanya bisa upload iso sendiri disana.

        • Nadiar AS August 26, 2014, 12:29 pm

          Iya, banyak yang ngomongin itu. Saya belum coba.

  • Amri July 9, 2014, 7:32 pm

    Buat hapus salah satu domain aja gimana? Bisa otomasit hapus db nya juga gak? atau harus manual hapusnya?

    • Nadiar AS July 16, 2014, 2:00 am

      ee site remove namadomain.com

      • Amri August 8, 2014, 2:59 am

        sorry ralat, coba pake “ee site remove namadomain.com” gak bisa.. tapi malah muncul help kalo mau hapus pake “ee site delete namadomain.com”

  • Edy July 5, 2014, 10:18 pm

    Mas makasih tutorialnya,
    saya tertarik pakai DO juga nih jadinya,
    tapi masalah security dan firewall buat VPS unmanaged seperti ini gimana yah ngurusnya?
    Untuk orang yang awam soal jaringan….

    • Nadiar AS July 8, 2014, 1:11 pm

      Iya, saya belum sempat bikin tutorial itu. Kedepan pasti saya menulis tentang itu.

  • rico June 17, 2014, 1:46 pm

    Mantap banget,

    Ada pertanyaan lagi ni mas,

    – Cara pindahin blog wp dari server HG ke VPS ini gimana mas?
    – Kalau mau backup wordpress-nya gimana jika nanti blognya sudah jalan?

    Thanks,

    • Nadiar AS June 18, 2014, 4:36 pm

      Sip. saya tampung ya. Saya nanti bikin tutorialnya juga.

  • Arieski June 15, 2014, 7:43 am

    Mas Nadiar kalau menggunakan Easy Engine berarti kita tidak menggunakan MariaDB sebagai database ya? tapi tetap menggunakan MySQL?

    lalu apakah kita bisa menginstall varnish cache terakhir setelah semua proses selesai?…

    • Nadiar AS June 15, 2014, 9:46 am

      Iya pakai MySQL 5.5 tepatnya, tapi bisa kok pakai MariaDB, tinggal install saja, nanti otomatis ngereplace MySQL.

      • arieski June 17, 2014, 10:39 am

        Oh begitu.jadi ga perlu uninstall dulu.. oke deh nanti dicoba dulu… masih penasaran dengan Varnish dan APCnya nih mas Nadiar ditunggu tutorialnya :)

      • dani February 5, 2015, 9:11 am

        cara instal mariaDb di easy engine gmn ?

        • Nadiar AS February 18, 2015, 2:03 pm

          Tinggal install aja, nanti juga ngereplace sendiri. Saran saya, jika belum terlalu mengerti dan benar-benar perlu, jangan dulu pindah ke mariadb dari easyEngine. Karena jika nanti update easyEngine akan bermasalah.

  • adib May 24, 2014, 8:34 am

    Adding Nginx DotDeb Repository, Please Wait…
    Adding PHP5.5 DotDeb Repository, Please Wait…
    Updating APT Cache, Please Wait…
    [ Sat May 24 01:32:47 UTC 2014 ] Unable To Update APT Cache

    gini ini kenapa mas? saya juga tidak ditanya user dan pasword itu mas.

    • Nadiar AS May 24, 2014, 9:35 am

      coba masukan perintah sudo apt-get update dulu, lalu muncul pesan error apa.

      • adib May 24, 2014, 9:46 am

        pesan errornya:

        W: Failed to fetch http://ppa.launchpad.net/nginx/stable/ubuntu/dists/wheezy/main/binary-i386/Packages 404 Not Found

        E: Some index files failed to download. They have been ignored, or old ones used instead.

        • Nadiar AS May 24, 2014, 10:43 am

          Coba masukan perintah ini
          sudo add-apt-repository --remove ppa:nginx/stable
          atau
          sudo add-apt-repository --remove ppa:nginx/$nginx,
          lalu coba apt-get update lagi.