≡ Menu

Apakah Benar Google Membenci Blog yang Memasang Link Afiliasi?

in Bisnis Afiliasi

Dominasi Google pada bisnis internet memang tidak terbantahkan. Banyak para pemasar afiliasi dibuat resah oleh Google karena banyak dari situs yang menawarkan affiliate link di “depak” dari mesin pencari Google, sehingga para affiliater tidak mendapatkan apa-apa dari usaha mereka.

Di mata Google, situs-situs afiliasi hanya dianggap angin lalu yang terabaikan karena mereka menggunakan pola, alat dan cara yang sama dari waktu ke waktu tanpa ada improvisasi sama sekali, sehingga dianggap tidak memberikan informasi yang berguna sama sekali, tidak lebih hanya sekedar menjadi alat Promosi Bisnis Online mereka. Jadi jawaban pertanyaan Anda tentang Apakah Google membenci affiliate link/program, jawabannya adalah YA! Mengapa demikian?

Google Adsense vs Affilate Marketing

Google Adsense vs Affilate Marketing

Banyak para pemilik affiliate website menggunakan iklan Google Adwords untuk menawarkan program afiliasi mereka. Dengan spot iklan Adword yang terbatas, hal ini membuat over permintaan untuk kata kunci iklan affiliate. Oleh karena itu, Google mengembangkan program yang dapat mengenali iklan-iklan afiliasi dengan kata kunci yang sama atau berulang untuk diabaikan dan tidak ditampilkan pada iklan Adwords.

Affiliate Website Setelah Google Panda

Panda adalah serangkaian update algoritma pencarian Google yang dirancang untuk membedakan situs berkualitas tinggi dengan situs yang berkualitas rendah, dengan tujuan utama menyediakan pengguna dengan konten yang paling relevan dan berguna untuk permintaan pencarian mereka. Secara sederhana, jika affiliate website tidak memberikan nilai yang berharga kepada pengguna dalam situs mereka, Panda akan bekerja untuk menyingkirkan situs-situs yang tidak berguna untuk pengguna dari mesin pencari.

Bagaimana Anda tahu bahwa penurunan peringkat adalah efek Panda bukan dari yang lain? Sederhana, jika Ada update algoritma baik minor maupun mayor Google melalui tim webspam selalu memberikan informasi baik melalui jejaring sosial, ataupun situs resmi Google tentang terjadinya update. Oleh karena itu, segera periksa dan analisa peringkat dan trafik dari situs Anda.

Bagaimana cara mengatasi Google Panda?

Banyak affiliate website yang dikelola oleh tim kecil atau perorangan yang tidak memiliki konten berkualitas dan bandwidth yang rendah. Untuk itu, lakukan perubahan sederhana secara konsisten berkaitan dengan masalah umum berikut:

Duplikat Konten

Duplikasi konten sangat dibenci oleh Google Panda. Ini biasa dilakukan oleh affiliater yang mengambil konten secara langsung dari situs afiliasi mereka. Oleh karena itu, hindari hal semacam ini, edit konten, perbaiki grammar dan pastikan bahwa konten Anda lolos dari Copyscape.

Baca: Mengatasi Duplicate Meta Description & Duplicate Title Tags pada WordPress

Miskin Konten

Sesuai dengan tujuannya, “made for affiliate sites”. Pemasar selalu ingin mendapatkan keutungan dari apa yang mereka usahakan yaitu membuat website dengan tujuan situs afiliasi tanpa konten yang bermanfaat. Hal ini jelas bahwa Google menganggap situs-situs semacam ini tidak berharga bagi pengguna mesin pencari, sehingga disingkirkan dan diabaikan oleh Panda. Oleh karena itu, selain melakukan penawaran afiliasi Anda, usahakan untuk selalu update artikel bermanfaat dan fresh agar Google Panda memberikan perhatian khusus terhadap situs Anda.

Bounce Rate Tinggi dan Miskin Pageview

Ketika pengguna mengunjungi situs Anda dan kemudian memilih untuk menekan tomol “back” atau bahkan langsung menekan “close”. Ini adalah salah satu indikator bahwa Google akan menganggap situs Anda tidak relevan dengan hasil pencarian.

Oleh karena itu, memberikan informasi yang bermanfaat kepada penggunjung situs Anda sangat penting. Semakin rendah bounce rate dan semakin tinggi pageview akan memberikan nilai tambah pada situs Anda di mata Google.

Blocking by User

Sekali lagi bahwa “content is king”. Jika situs Anda muncul dalam daftar pencarian Google dan sejumlah besar pengguna memilih opsi untuk blok situs Anda, hal ini akan berdampak negatif pada peringkat. Di sisi lain, jika pengguna menunjukkan minat pada situs Anda dengan menekan tombol +1, ini merupakan sinyal yang baik bahwa situs Anda berguna dan menarik. Artinya bahwa sosial networking site yang dikelola Google Plus sangat penting.

Baca: Cara Menampilkan Tombol Google +1, Facebook Like, dan Tweet This

Jumlah Space Iklan

Sementara Panda dimaksudkan untuk menyingkirkan situs-situs yang tidak berkualitas yang sangat banyak jumlahnya, Panda juga menawarkan kesempatan besar bagi situs-situs afiliasi dengan proposisi nilai yang jelas antara konten bermanfaat dan penawaran.

Jadi, kesimpulan saya atas pertanyaan Apakah Google membeci affiliate link/program adalah sebagai berikut:

  1. Google tidak sepenuhnya membenci affiliate website.
  2. Google Panda tidak dikhususkan untuk menindak affiliate sites.
  3. Google Panda sangat membenci situs dengan konten yang miskin atau tidak berguna.

Situs afiliasi masih memiliki kesempatan untuk berkembang asalkan mereka berbeda dari yang kebanyakan, karena secara umum situs afiliasi sudah ditandai dan dikenali. Untuk itu, mengedepankan pengalaman pengguna dengan menyajikan konten yang bermanfaat adalah solusinya. Baca juga tentang analisis SEO untuk produk afiliasi!

Salam, semoga bermanfaat!

About the author: Toro adalah seorang blogger yang berlatar belakang pendidikan Hukum. Ia mendapatkan gelar S1 Hukum di salah satu universitas swasta di Bandung. Kini menekuni dunia blogging dan memanage kereatif.com

Comments on this entry are closed.

  • kizeh May 1, 2015, 10:26 pm

    Mungkin buat para affiliater yang main adwords , jadi adwordsnya gak guna . Mungkin buat blog biasa tapi pakai banner affiliasi , fine fine aja :D

  • joko March 26, 2015, 6:39 am

    Klo blog yang mau di daftarkan Google adsense , ada link afiliasi ngaruh ga ya ?? untuk proses peninjauan tim google adsense. mohon pencerahanya! terimakasih sebelumnya

  • Slamet Riyadi March 6, 2015, 10:10 pm

    Bagaimana dengan bobot diantara masing-masing social network ? Misalnya antara Facebook Like, Tweet di Twitter, dan +1 di Google+. Apakah Google menilai bobot ketiganya sama ataukah berbeda ? Misalnya artikel A Fb Like 5x, Tweet 5x, Google+ 5x, dan artikel B Fb Like 25x, Tweet 0, Google+ 0. Manakah yang lebih baik ? Artikel A di-share lebih merata, artikel B di-share lebih banyak ….

    • Nadiar AS April 7, 2015, 4:41 pm

      Saya kurang tahu tentang bobot penilaian, tetapi tebakan saya Google plus memiliki bobot paling tinggi.

  • oescar December 25, 2014, 10:44 am

    sempat kepikiran ingin memasang afiliate di website sih sebenarnya , akan tetapi jadi ragu ketika membaca berita ini, soal duplikat konten yang saya ingin tanyakan ke anda, misal saya membuat artikel di website saya, kemudian artikel yang saya buat tadi saya copy paste ke forum, apakah itu termasuk duplikat yang dibenci ? trims

  • suyanto November 8, 2014, 12:51 pm

    Ya, situs yang menawarkan affilitate, web replika, Networking, MLM biasanya kena suspend iklan adowrds nya.

    • Nadiar AS November 8, 2014, 8:41 pm

      Informasi yang menarik, saya belum pernah mencoba adwords soalnya.